Igor Karkaroff adalah karakter fiksi dalam novel Harry Potter karangan J.K. Rowling. Pertama kali muncul sebagai Kepala Sekolah Institut Durmstrang, sebuah sekolah sihir di Eropa Utara (kemungkinan besar berada di Rusia).
Karkaroff dulunya adalah Pelahap Maut yang ditangkap oleh Auror Alastor Moody setelah kejatuhan Lord Voldemort. Kemudian Kementerian membebaskannya dari Azkaban, dengan imbalan Karkaroff menyebutkan nama-nama Pelahap Maut lainnya. Meskipun beberapa nama yang diberikan tidak berguna (Pelahap Maut yang ternyata sudah tertangkap maupun sudah mati), dia menukar informasi tersebut dengan kebebasannya. Hal ini yang menyebabkan Karkaroff sangat takut akan pembalasan para Pelahap Maut bila Voldermort bangkit kembali.
Karkaroff menjadi Kepala Sekolah Durmstrang. Dalam masanya disebutkan bahwa Ilmu Hitam benar-benar dipelajari oleh murid-murid Durmstrang (bukan hanya Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam). Lebih dari itu, Durmstrang hanya terbuka bagi mereka yang berdarah-murni (meski tidak diketahui apakah ini karena pengaruh Karkarof atau sudah berlangsung sejak dulu).
Murid kesayangan Karkaroff adalah Viktor Krum yang juga pemain Quidditch internasional asal Bulgaria.
Dalam Harry Potter and the Goblet of Fire Karkaroff mendampingi murid-muridnya ke Hogwarts untuk mengikuti Turnamen Triwizard. Sebagai Kepala Sekolah, ia juga bertindak sebagai juri dalam turnamen tersebut. Setelah Harry terpilih sebagai salah satu juara, Karkaroff marah, menuntut untuk diadakan pemilihan ulang, dan mengancam akan mengundurkan diri dari turnamen. Setelah adu mulut dengan Moody, akhirnya mau tidak mau dia menerima keputusan bahwa Harry harus tetap berlaga di Turnamen Triwizard.
Selama di Hogwarts dia bertemu dengan rekan sesama mantan Pelahap Maut, Severus Snape dan sempat kepergok Harry menunjukkan Tanda Kegelapan yang kian jelas di tangannya pada Snape. Pada bulan Juni 1995, menjelang akhir turnamen, Karkaroff melarikan diri dan bersembunyi setelah merasakan kebangkitan kembali Voldermort. Murid-muridnya kembali ke Durmstrang tanpa dirinya, dan menurut Krum tidak menjadi masalah karena waktu mereka berangkat Karkaroff tidak melakukan apa-apa dan menyuruh murid-muridnya yang melakukan segala sesuatunya.
Setelah bangkit kembali, Voldermort berkomentar tentang salah satu Pelahap Mautnya yang terlalu pengecut untuk kembali, dan dia akan membayar. Meskipun tidak disebutkan siapa, kemungkinan ini merujuk pada Karkaroff, yang di buku keenam ditemukan mati dalam sebuah rumah dengan Tanda Kegelapan melayang-layang diatasnya, menandakan bahwa ia dibunuh Pelahap Maut. Arthur Weasley heran dia bisa bertahan sampai setahun setelah kabur dari Voldermort.
Kebangsaan Igor Karkaroff tidak dapat dipastikan. Ia berbicara tanpa aksen yang asing, tapi pakaian musim dingin Drumstrang, mantel bulu, tampaknya merujuk pada pakaian tradisional Nordic yang sering diasosiasikan dengan pakaian kebesaran Ushanka Rusia. "Igor" adalah nama yang tidak umum dipakai diluar Russia, Ukraina dan Belarusia. "Karkaroff", adalah variasi nama keluarga yang umum ditemukan di Bulgaria. Dalam film Harry Potter and the Goblet of Fire, Karkaroff yang diperankan oleh Predrag Bjelac tampak mirip dengan Grigori Rasputin, berasal dari Siberia. Aksen Karkaroff dalam film dan tingkah lakunya – terutama dari caranya memeluk Dumbledore, yang dikenal dengan nama "bearhug" atau pelukan beruang – mengindikasikan bahwa ia, paling tidak, terpengaruh budaya Rusia.
Tempat untuk mengetahui banyak tentang Harry potter dan juga tempat saya untuk menuliskan apa yang saya pikirkan.
Minggu, 07 Agustus 2011
HEDWIG
Hedwig adalah nama dari burung hantu fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Hedwig dalam kisah adalah seekor Burung Hantu Salju betina, tetapi di dalam film-film Harry Potter, diperankan oleh seekor pejantan[1].
J. K. Rowling mengatakan bahwa nama "Hedwig" diambil dari nama Santa Hedwig yang dibacanya dalam sebuah buku mengenai santo/santa dari abad pertengahan. Santa Hedwig dikenal sebagai santa pelindung bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terbuang.
Dalam terjemahan Rusia, Hedwig diterjemahkan sebagai Booklya, yang merupakan jenis tata rambut ala Perancis.
Di antara penggemar, Hedwig Huggiess berarti rasa sayang yang timbul secara alami kepada burung hantu.
Hedwig merupakan hadiah ulang tahun dari Hagrid untuk Harry dalam buku pertama serial ini, dibeli di Diagon Alley ketika mereka sedang berbelanja untuk keperluan sekolah Harry di tahun pertamanya di Hogwarts. Harry menamainya Hedwig, nama yang ditemukannya dalam buku Sejarah Sihir.
Dalam seri ini, burung hantu dipergunakan oleh penyihir sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman, membuatnya sebagai hewan peliharaan yang paling berguna ketimbang jenis hewan lainnya yang diizinkan dibawa murid-murid Hogwarts (yakni tikus, katak, dan kucing). Di seluruh kisah, Hedwig dipergunakan untuk melakukan pengiriman surat. Memelihara Hedwig menjadi salah satu ranah konflik ketika Harry tinggal selama liburan musim panas bersama paman dan bibinya yang Muggle.
Hedwig mengalami luka-luka ketika mengirimkan pesan antara Harry dan Sirius Black. Tidak jelas apa atau siapa yang bertanggung jawab atas serangan kepada Hedwig, tetapi Dolores Umbridge adalah kemungkinan yang terbesar ketika ia mulai memeriksa surat-surat masuk dan keluar.
Hedwig dapat dianggap sebagai burung hantu dengan kepribadian yang 'formal', memandang rendah Pigwidgeon, burung hantu milik Ron yang hiperaktif dan burung tropis yang berwarna-warni yang dikirimkan Sirius Black pada suatu waktu. Ia juga sering menatap/berteriak "penuh celaan", menampar Harry dengan sayapnya jika membuatnya jengkel (belakangan cukup sering), dan tampaknya lebih vokal ketimbang burung hantu salju rata-rata. Dalam hubungannya dengan Harry, Hedwig tampaknya juga memiliki naluri 'keibuan' terhadap Harry, meskipun ia seekor hewan; karena burung hantu dalam seri ini tampaknya memiliki kekuatan ajaib alamiah dan faktanya bahwa Hedwig seringkali tampak memberikan Harry seperti dukungan orang tua Walaupun Hedwig juga dapat (dan sering) sakit hati atau marah akibat perlakuan Harry yang seringkali berlaku atau berkata-kata tanpa berpikir dulu (misalnya ketika Harry menolak Hedwig untuk mengirimkan surat ke Sirius Black, dan Harry lalai menjelaskan alasannya kepada Hedwig), Hedwig tampaknya dapat mengerti Harry sepenuhnya dan demikian sebaliknya.
Hedwig meninggalkan Harry dari hidupnya dalam buku terakhir Harry Potter, Harry Potter dan Relikui Kematian pada saat Harry dan Hagrid berusaha meloloskan diri dari kejaran Pelahap Maut dengan motor Sirius dalam rencana pemindahan Harry dari Privet Drive. Kematian tertulis pertama yang terjadi dalam buku final seri Harry Potter tersebut. Kutukan kematian Avada Kedavra mengenai Hedwig di dalam sangkarnya. Pada akhirnya sangkar itu terjatuh kebawah bersama sespan yang tadinya diduduki Harry di motor Sirius dan Harry terpaksa meledakkan sespan tersebut dari atas motor untuk menyerang salah satu Pelahap Maut yang mendekat, sekaligus juga melenyapkan sangkar yang berisi mayat Hedwig di dalamnya.
J. K. Rowling mengatakan bahwa nama "Hedwig" diambil dari nama Santa Hedwig yang dibacanya dalam sebuah buku mengenai santo/santa dari abad pertengahan. Santa Hedwig dikenal sebagai santa pelindung bagi anak-anak yatim piatu dan anak-anak yang terbuang.
Dalam terjemahan Rusia, Hedwig diterjemahkan sebagai Booklya, yang merupakan jenis tata rambut ala Perancis.
Di antara penggemar, Hedwig Huggiess berarti rasa sayang yang timbul secara alami kepada burung hantu.
Hedwig merupakan hadiah ulang tahun dari Hagrid untuk Harry dalam buku pertama serial ini, dibeli di Diagon Alley ketika mereka sedang berbelanja untuk keperluan sekolah Harry di tahun pertamanya di Hogwarts. Harry menamainya Hedwig, nama yang ditemukannya dalam buku Sejarah Sihir.
Dalam seri ini, burung hantu dipergunakan oleh penyihir sebagai kurir penyampai surat dan barang kiriman, membuatnya sebagai hewan peliharaan yang paling berguna ketimbang jenis hewan lainnya yang diizinkan dibawa murid-murid Hogwarts (yakni tikus, katak, dan kucing). Di seluruh kisah, Hedwig dipergunakan untuk melakukan pengiriman surat. Memelihara Hedwig menjadi salah satu ranah konflik ketika Harry tinggal selama liburan musim panas bersama paman dan bibinya yang Muggle.
Hedwig mengalami luka-luka ketika mengirimkan pesan antara Harry dan Sirius Black. Tidak jelas apa atau siapa yang bertanggung jawab atas serangan kepada Hedwig, tetapi Dolores Umbridge adalah kemungkinan yang terbesar ketika ia mulai memeriksa surat-surat masuk dan keluar.
Hedwig dapat dianggap sebagai burung hantu dengan kepribadian yang 'formal', memandang rendah Pigwidgeon, burung hantu milik Ron yang hiperaktif dan burung tropis yang berwarna-warni yang dikirimkan Sirius Black pada suatu waktu. Ia juga sering menatap/berteriak "penuh celaan", menampar Harry dengan sayapnya jika membuatnya jengkel (belakangan cukup sering), dan tampaknya lebih vokal ketimbang burung hantu salju rata-rata. Dalam hubungannya dengan Harry, Hedwig tampaknya juga memiliki naluri 'keibuan' terhadap Harry, meskipun ia seekor hewan; karena burung hantu dalam seri ini tampaknya memiliki kekuatan ajaib alamiah dan faktanya bahwa Hedwig seringkali tampak memberikan Harry seperti dukungan orang tua Walaupun Hedwig juga dapat (dan sering) sakit hati atau marah akibat perlakuan Harry yang seringkali berlaku atau berkata-kata tanpa berpikir dulu (misalnya ketika Harry menolak Hedwig untuk mengirimkan surat ke Sirius Black, dan Harry lalai menjelaskan alasannya kepada Hedwig), Hedwig tampaknya dapat mengerti Harry sepenuhnya dan demikian sebaliknya.
Hedwig meninggalkan Harry dari hidupnya dalam buku terakhir Harry Potter, Harry Potter dan Relikui Kematian pada saat Harry dan Hagrid berusaha meloloskan diri dari kejaran Pelahap Maut dengan motor Sirius dalam rencana pemindahan Harry dari Privet Drive. Kematian tertulis pertama yang terjadi dalam buku final seri Harry Potter tersebut. Kutukan kematian Avada Kedavra mengenai Hedwig di dalam sangkarnya. Pada akhirnya sangkar itu terjatuh kebawah bersama sespan yang tadinya diduduki Harry di motor Sirius dan Harry terpaksa meledakkan sespan tersebut dari atas motor untuk menyerang salah satu Pelahap Maut yang mendekat, sekaligus juga melenyapkan sangkar yang berisi mayat Hedwig di dalamnya.
FRED & GEORGE WEASLEY
Fred dan George Weasley adalah karakter fiktif dalam serial Harry Potter karangan J.K Rowling. Lahir tanggal 1 April 1978, tepat pada April Fool's Day. Mereka adalah putra keempat (kembar) dari pasangan Arthur Weasley dan Molly Weasley. Fred dan George biasa disebut sebagai si kembar Weasley, dua-duanya sama-sama jail dan suka mengusili orang, tetapi mereka tidak jahat. Mereka sering menciptakan lelucon yang lucu dan bermain-main.
Sahabat karib mereka di Hogwarts adalah Lee Jordan, dan mereka bertiga selalu berusaha menciptakan ramuan atau bahan-bahan terbaru yang bisa digunakan untuk menjaili orang. Di tahun kelima Harry, si kembar Weasley sudah menciptakan Kudapan Kabur, yang berfungsi untuk membuat diri kita sakit sehingga dapat keluar dari kelas. Sejauh ini Kudapan Kabur bermacam-macam jenisnya, seperti Nogat Mimisan, Pastiles Pemuntah, Permen Pingsan, dan lain-lain. Ciptaan pertama si kembar Weasley yang tampil di buku keempat adalah Permen Lidah-Liar yang termakan oleh Dudley dan berbagai jenis krim.
Fred dan George kabur dari Hogwarts dengan sapu terbang yang sebelumnya ditahan Dolores Umbridge pada tahun terakhir mereka, atau pada tahun kelima Harry. Mereka lalu menyewa sebuah toko di Diagon Alley yang diberi nama Sihir Sakti Weasley (Weasleys' Wizard Wheezes), yang saat ini sangat laku pembeli.
Si kembar Weasley pada film Harry Potter diperankan oleh Oliver dan James Phelps.
Sahabat karib mereka di Hogwarts adalah Lee Jordan, dan mereka bertiga selalu berusaha menciptakan ramuan atau bahan-bahan terbaru yang bisa digunakan untuk menjaili orang. Di tahun kelima Harry, si kembar Weasley sudah menciptakan Kudapan Kabur, yang berfungsi untuk membuat diri kita sakit sehingga dapat keluar dari kelas. Sejauh ini Kudapan Kabur bermacam-macam jenisnya, seperti Nogat Mimisan, Pastiles Pemuntah, Permen Pingsan, dan lain-lain. Ciptaan pertama si kembar Weasley yang tampil di buku keempat adalah Permen Lidah-Liar yang termakan oleh Dudley dan berbagai jenis krim.
Fred dan George kabur dari Hogwarts dengan sapu terbang yang sebelumnya ditahan Dolores Umbridge pada tahun terakhir mereka, atau pada tahun kelima Harry. Mereka lalu menyewa sebuah toko di Diagon Alley yang diberi nama Sihir Sakti Weasley (Weasleys' Wizard Wheezes), yang saat ini sangat laku pembeli.
Si kembar Weasley pada film Harry Potter diperankan oleh Oliver dan James Phelps.
Jumat, 05 Agustus 2011
FRED & GEORGE WEASLEY
Fred dan George Weasley adalah karakter fiktif dalam serial Harry Potter karangan J.K Rowling. Lahir tanggal 1 April 1978, tepat pada April Fool's Day. Mereka adalah putra keempat (kembar) dari pasangan Arthur Weasley dan Molly Weasley. Fred dan George biasa disebut sebagai si kembar Weasley, dua-duanya sama-sama jail dan suka mengusili orang, tetapi mereka tidak jahat. Mereka sering menciptakan lelucon yang lucu dan bermain-main.
Sahabat karib mereka di Hogwarts adalah Lee Jordan, dan mereka bertiga selalu berusaha menciptakan ramuan atau bahan-bahan terbaru yang bisa digunakan untuk menjaili orang. Di tahun kelima Harry, si kembar Weasley sudah menciptakan Kudapan Kabur, yang berfungsi untuk membuat diri kita sakit sehingga dapat keluar dari kelas. Sejauh ini Kudapan Kabur bermacam-macam jenisnya, seperti Nogat Mimisan, Pastiles Pemuntah, Permen Pingsan, dan lain-lain. Ciptaan pertama si kembar Weasley yang tampil di buku keempat adalah Permen Lidah-Liar yang termakan oleh Dudley dan berbagai jenis krim.
Fred dan George kabur dari Hogwarts dengan sapu terbang yang sebelumnya ditahan Dolores Umbridge pada tahun terakhir mereka, atau pada tahun kelima Harry. Mereka lalu menyewa sebuah toko di Diagon Alley yang diberi nama Sihir Sakti Weasley (Weasleys' Wizard Wheezes), yang saat ini sangat laku pembeli.
Si kembar Weasley pada film Harry Potter diperankan oleh Oliver dan James Phelps.
Sahabat karib mereka di Hogwarts adalah Lee Jordan, dan mereka bertiga selalu berusaha menciptakan ramuan atau bahan-bahan terbaru yang bisa digunakan untuk menjaili orang. Di tahun kelima Harry, si kembar Weasley sudah menciptakan Kudapan Kabur, yang berfungsi untuk membuat diri kita sakit sehingga dapat keluar dari kelas. Sejauh ini Kudapan Kabur bermacam-macam jenisnya, seperti Nogat Mimisan, Pastiles Pemuntah, Permen Pingsan, dan lain-lain. Ciptaan pertama si kembar Weasley yang tampil di buku keempat adalah Permen Lidah-Liar yang termakan oleh Dudley dan berbagai jenis krim.
Fred dan George kabur dari Hogwarts dengan sapu terbang yang sebelumnya ditahan Dolores Umbridge pada tahun terakhir mereka, atau pada tahun kelima Harry. Mereka lalu menyewa sebuah toko di Diagon Alley yang diberi nama Sihir Sakti Weasley (Weasleys' Wizard Wheezes), yang saat ini sangat laku pembeli.
Si kembar Weasley pada film Harry Potter diperankan oleh Oliver dan James Phelps.
GINNY WEASLEY
Ginevra Molly Weasley atau Ginny Weasley (lahir pada tanggal 11 Agustus 1981) adalah seorang tokoh fiksi di buku cerita berseri Harry Potter. Dia adalah anak paling bungsu dari tujuh bersaudara di keluarga Arthur Weasley dan Molly Weasley, dan juga satu-satunya anak perempuan mereka.
Ginny Weasley memiliki perawakan kecil, dengan rambut merah menyala (turun-temurun dalam keluarga Weasley) dan juga berbola mata kecokelatan. Dia juga dikategorikan sebagai penyihir yang berbakat pada usianya, terutama dalam keahlian khususnya yaitu Kutukan-Kepak Kelelawar.
Ginny sejak awal sudah menyukai Harry Potter namun dia malu untuk mengungkapkan perasaannya. Sampai akhirnya saat Ginny pacaran dengan Dean Thomas yang merupakan teman seangkatan Harry di Hogwarts saat ia kelas lima, Harry mulai cemburu dan sadar bahwa sebenarnya dia menyukai Ginny dan akhirnya mereka pacaran walaupun hubungan mereka terpaksa berakhir karena Harry takut jika Ginny akan menjadi korban Lord Voldemort jika Voldemort tahu bahwa Ginny mempunyai hubungan dengannya.
Pada tahun 1998 Ginny beserta seluruh keluarganya bertempur di Pertempuran Hogwarts. Namun dia berhasil bertahan hidup dari pertempuran.
Di akhir cerita Harry Potter Ginny menikah dengan Harry Potter dan memiliki tiga anak bernama James Sirius Potter, Albus Severus Potter , dan Lily Luna Potter.
Ginny Weasley memiliki perawakan kecil, dengan rambut merah menyala (turun-temurun dalam keluarga Weasley) dan juga berbola mata kecokelatan. Dia juga dikategorikan sebagai penyihir yang berbakat pada usianya, terutama dalam keahlian khususnya yaitu Kutukan-Kepak Kelelawar.
Ginny sejak awal sudah menyukai Harry Potter namun dia malu untuk mengungkapkan perasaannya. Sampai akhirnya saat Ginny pacaran dengan Dean Thomas yang merupakan teman seangkatan Harry di Hogwarts saat ia kelas lima, Harry mulai cemburu dan sadar bahwa sebenarnya dia menyukai Ginny dan akhirnya mereka pacaran walaupun hubungan mereka terpaksa berakhir karena Harry takut jika Ginny akan menjadi korban Lord Voldemort jika Voldemort tahu bahwa Ginny mempunyai hubungan dengannya.
Pada tahun 1998 Ginny beserta seluruh keluarganya bertempur di Pertempuran Hogwarts. Namun dia berhasil bertahan hidup dari pertempuran.
Di akhir cerita Harry Potter Ginny menikah dengan Harry Potter dan memiliki tiga anak bernama James Sirius Potter, Albus Severus Potter , dan Lily Luna Potter.
HAGRID
Rubeus Hagrid (atau lebih dikenal sebagai Hagrid) adalah tokoh fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Hagrid adalah pengawas hewan liar di Sekolah Sihir Hogwarts dan belakangan diangkat sebagai Guru Pemeliharaan Satwa Gaib sebagai tambahan atas tugas-tugasnya.
Hagrid digambarkan memiliki tinggai dua kali dari rata-rata orang biasa dan hampir lima kali lebih lebar. Ia sangat menyukai binatang dan makhluk gaib, khususnya yang tidak biasa atau berbahaya. Ia adalah salah satu karakter pertama yang meyiratkan bahwa gagasan akan kemurnian darah penyihir adalah konsep kuno. Hagrid dikenali juga dengan aksen Inggris Barat Daya.
Dalam film-film adaptasi dari seri Harry Potter, Hagrid diperankan oleh seorang aktor Skotlandia Robbie Coltrane. Rowling mengatakan bahwa ketika ia menulis novel Harry Potter yang pertama, ia telah membayangkan Coltrane yang memerankannya.
Nama Rubeus memiliki dua arti dalam bahasa Latin. Yang pertama adalah "merah" atau "kemerah-merahan", dan yang kedua adalah "seperti semak belukar", keduanya menggambarkan penampilan Hagrid. Nama Hagrid, menurut Rowling dalam sebuah wawancara dengan The Boston Globe,[1] berasal dari kata Inggris kuno "hagridden" yang berarti malam yang seperti mimpi buruk, khususnya perasaan sakit ketika bangun pagi setelah minum minuman keras terlalu banyak. Hagrid dikenal juga sebagai peminum berat. Hagrid pernah masuk penjara Azkaban karena dituduh membuka kamar rahasia dan melepas basilisk.
Hagrid adalah anggota pertama Hogwarts yang diperkenalkan kepada Harry sebelum ia memulai sekolahnya.
Hagrid digambarkan memiliki tinggai dua kali dari rata-rata orang biasa dan hampir lima kali lebih lebar. Ia sangat menyukai binatang dan makhluk gaib, khususnya yang tidak biasa atau berbahaya. Ia adalah salah satu karakter pertama yang meyiratkan bahwa gagasan akan kemurnian darah penyihir adalah konsep kuno. Hagrid dikenali juga dengan aksen Inggris Barat Daya.
Dalam film-film adaptasi dari seri Harry Potter, Hagrid diperankan oleh seorang aktor Skotlandia Robbie Coltrane. Rowling mengatakan bahwa ketika ia menulis novel Harry Potter yang pertama, ia telah membayangkan Coltrane yang memerankannya.
Nama Rubeus memiliki dua arti dalam bahasa Latin. Yang pertama adalah "merah" atau "kemerah-merahan", dan yang kedua adalah "seperti semak belukar", keduanya menggambarkan penampilan Hagrid. Nama Hagrid, menurut Rowling dalam sebuah wawancara dengan The Boston Globe,[1] berasal dari kata Inggris kuno "hagridden" yang berarti malam yang seperti mimpi buruk, khususnya perasaan sakit ketika bangun pagi setelah minum minuman keras terlalu banyak. Hagrid dikenal juga sebagai peminum berat. Hagrid pernah masuk penjara Azkaban karena dituduh membuka kamar rahasia dan melepas basilisk.
Hagrid adalah anggota pertama Hogwarts yang diperkenalkan kepada Harry sebelum ia memulai sekolahnya.
DRACO MALFOY
Draco Malfoy adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling.
Draco adalah anak dari pasangan Lucius dan Narcissa Malfoy. Mengikuti jejak orangtuanya, Draco menjadi Pelahap Maut.
Pembaca pertama kali diperkenalkan dengan tokoh Draco ketika Harry tengah berbelanja keperluan Hogwartsnya di toko Madam Malkin. Waktu itu Draco dan Harry belum resmi berkenalan, tapi kita tahu kemudian bahwa Draco-lah yang dijumpai Harry ketika ia sedang membeli jubahnya.
Sikap sombong yang ditunjukkan Draco menyebabkan Harry tidak menyukainya, terlebih sesampainya di Hogwarts, Draco menunjukkan ketidaksukaannya pada Ron dan Hermione. Hal ini membuat Harry semakin tidak menyukainya.
Scorpius ditampilkan pertama kali dalam epilog buku novel terakhir penulis Inggris J.K Rowling pada 19 tahun kemudian setelah pertempuran di Hogwarts yang akan memulai tahun pertamanya.
Draco adalah anak dari pasangan Lucius dan Narcissa Malfoy. Mengikuti jejak orangtuanya, Draco menjadi Pelahap Maut.
Pembaca pertama kali diperkenalkan dengan tokoh Draco ketika Harry tengah berbelanja keperluan Hogwartsnya di toko Madam Malkin. Waktu itu Draco dan Harry belum resmi berkenalan, tapi kita tahu kemudian bahwa Draco-lah yang dijumpai Harry ketika ia sedang membeli jubahnya.
Sikap sombong yang ditunjukkan Draco menyebabkan Harry tidak menyukainya, terlebih sesampainya di Hogwarts, Draco menunjukkan ketidaksukaannya pada Ron dan Hermione. Hal ini membuat Harry semakin tidak menyukainya.
- Di tahun ketiganya di Hogwarts, Draco turut andil dalam memenjarakan Hagrid ke Azkaban dan pemecatannya sebagai guru Pemeliharaan Satwa Gaib di Hogwarts.
- Di tahun keempatnya, Draco dan kroninya menjadi sumber utama untuk artikel Rita Skeeter di Daily Prophet.
- Di tahun keenam, Draco (yang diyakini Harry telah menjadi Pelahap Maut untuk menggantikan ayahnya yang tertangkap oleh Kementerian Sihir) mendapat tugas dari Voldermort. Tidak dijelaskan apa pastinya tugas Draco, namun ia ditugaskan untuk membunuh Dumbledore. Draco berusaha sepanjang tahun tersebut. Pertama ia menggunakan kalung yang sudah dikutuk yang diberikan kepada Madam Rosmerta, kemudian Katie Bell yang dalam pengaruh Kutukan Imperius. Usaha keduanya adalah melalui botol mead yang nyaris membunuh Ron. Menjelang akhir cerita, Draco berhadapan dengan Dumbledore di Menara Utara. Dumbledore berusaha membujuk Draco untuk mengurungkan niatnya, bahkan menawarkan perlindungan kepada Keluarga Malfoy. Namun di tengah keraguannya itu, Snape mengambil alih tugas Draco dan membunuh Dumbledore.
- Namun sepertinya Malfoy tidak melanjutkan sekolah di tahun ke tujuhnya. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kejadian yang menimpa dirinya. Seperti kaburnya dia bersama Severus Snape, guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam yang sangat dihormatinya, dari Sekolah Sihir Hogwarts dan menjelajahi hutan petualangan yang gelap dan suram.
[sunting] Scorpius Malfoy
Scorpius Malfoy adalah putra dari Draco Malfoy dan Astoria Greengrass. Scorpius juga adalah cucu laki-laki dari Lucius Malfoy dan istrinya Narcissa Malfoy (terlahir Black).Scorpius ditampilkan pertama kali dalam epilog buku novel terakhir penulis Inggris J.K Rowling pada 19 tahun kemudian setelah pertempuran di Hogwarts yang akan memulai tahun pertamanya.
CORNELIUS FUDGE
Cornelius Oswald Fudge adalah salah satu tokoh fiksi dalam seri Harry Potter karangan J. K. Rowling. Ia adalah Menteri Sihir Inggris yang menjabat sejak 1990 hingga 1996. Fudge muncul pertama kali di Harry Potter dan Kamar Rahasia, tetapi sebelumnya sudah disebut namanya dalam Harry Potter dan Batu Bertuah.
Nama belakangnya, "Fudge" dalam bahasa Inggris memiliki arti "membuat curang, memalsukan", sehingga memberi kesan bahwa ia "berbuat curang" dalam jabatannya. Dalam kesehariannya, ia digambarkan biasa menggunakan jubah bergaris-garis, topi bundar berwarna hijau limau, dan sepatu lars berwarna ungu.
Di film, ia diperankan oleh Robert Hardy.
Belakangan, Fudge menolak untuk menerima bahwa Lord Voldemort telah kembali, dan dalam Harry Potter dan Orde Phoenix, Fudge melakukan kampanye negatif untuk mendiskreditkan Harry dan Albus Dumbledore, menggambarkan Dumbledore sebagai orang tua yang sudah pikun dan bingung, dan Harry sebagai seorang anak muda pembohong, yang jiwanya tidak seimbang, dan tukang cari perhatian. Sebelumnya, sebagai Menteri Sihir, Fudge juga bertanggung jawab dalam memenjarakan Rubeus Hagrid yang tidak bersalah di Azkaban. Permusuhannya dengan Harry dan Dumbledore terjadi karena dua alasan politis. Ia menolak untuk membuat kepanikan di dunia sihir yang selama 14 tahun terakhir sudah relatif damai, dengan menghilangnya Voldemort. Selanjutnya, ia juga ketakutan (tanpa alasan) dan curiga bahwa Dumbledore sedang membuat tentara dari para muridnya untuk merebut kekuasaan Fudge sebagai Menteri Sihir.
Jabatan Fudge berakhir pada 1996, segera setelah Pertempuran di Kementerian Sihir, di mana ia dan beberapa pejabat Kementerian Sihir melihat sendiri Voldemort di Atrium Kementerian. Fudge terpaksa menerima kebenaran yang selama ini ditolaknya, dan atas tekanan besar-besaran dari publik dan media, ia dipaksa mundur dari jabatannya seminggu setelah insiden itu. Ia digantikan oleh Rufus Scrimgeour, mantan kepala departemen Auror, dan Fudge tetap menjabat di Kementerian Sihir sebagai Penasehat Khusus[HP6].
Nama belakangnya, "Fudge" dalam bahasa Inggris memiliki arti "membuat curang, memalsukan", sehingga memberi kesan bahwa ia "berbuat curang" dalam jabatannya. Dalam kesehariannya, ia digambarkan biasa menggunakan jubah bergaris-garis, topi bundar berwarna hijau limau, dan sepatu lars berwarna ungu.
Di film, ia diperankan oleh Robert Hardy.
[sunting] Peranan
Fudge pada mulanya bersikap baik kepada Harry, dan secara ceroboh memberikan beberapa informasi berharga, yakni bahwa Sirius Black adalah sahabat baik ayahnya, James Potter, dan berkhianat hingga ayah dan ibu Harry dibunuh Lord Voldemort.Belakangan, Fudge menolak untuk menerima bahwa Lord Voldemort telah kembali, dan dalam Harry Potter dan Orde Phoenix, Fudge melakukan kampanye negatif untuk mendiskreditkan Harry dan Albus Dumbledore, menggambarkan Dumbledore sebagai orang tua yang sudah pikun dan bingung, dan Harry sebagai seorang anak muda pembohong, yang jiwanya tidak seimbang, dan tukang cari perhatian. Sebelumnya, sebagai Menteri Sihir, Fudge juga bertanggung jawab dalam memenjarakan Rubeus Hagrid yang tidak bersalah di Azkaban. Permusuhannya dengan Harry dan Dumbledore terjadi karena dua alasan politis. Ia menolak untuk membuat kepanikan di dunia sihir yang selama 14 tahun terakhir sudah relatif damai, dengan menghilangnya Voldemort. Selanjutnya, ia juga ketakutan (tanpa alasan) dan curiga bahwa Dumbledore sedang membuat tentara dari para muridnya untuk merebut kekuasaan Fudge sebagai Menteri Sihir.
Jabatan Fudge berakhir pada 1996, segera setelah Pertempuran di Kementerian Sihir, di mana ia dan beberapa pejabat Kementerian Sihir melihat sendiri Voldemort di Atrium Kementerian. Fudge terpaksa menerima kebenaran yang selama ini ditolaknya, dan atas tekanan besar-besaran dari publik dan media, ia dipaksa mundur dari jabatannya seminggu setelah insiden itu. Ia digantikan oleh Rufus Scrimgeour, mantan kepala departemen Auror, dan Fudge tetap menjabat di Kementerian Sihir sebagai Penasehat Khusus[HP6].
[sunting] Keluarga
Fudge mungkin menikah, sebagaimana Bartemius Crouch Sr yang melontarkan "Mr dan Mrs Fudge", namun Crouch pada saat itu sedang dalam kondisi tidak waras, di mana ia berbicara kepada sebatang pohon seakan-akan kepada Percy Weasley, dan bercakap seakan-akan istri dan anaknya sedang bersama mereka. Dengan demikian mungkin saja tidak ada Mrs Fudge yang sesungguhnya. Ada kemungkinan juga Mrs Fudge yang disebutkan Crouch ini adalah ibu dari Cornelius Fudge atau famili lainnya dengan nama Fudge. Juga mungkin bahwa jika betul Fudge memiliki seorang istri, maka istrinya mungkin telah meninggal. Namun demikian, tidak ada petunjuk yang mengungkapkan apakah sesungguhnya Fudge memiliki seorang istri.Rabu, 03 Agustus 2011
McGONAGALL
Minerva McGonagall (lahir pada tanggal 4 Oktober 1925) adalah karakter fiksi dalam serial Harry Potter. Di awal cerita ia menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Hogwarts, kepala asrama Gryffindor, dan guru Transfigurasi (mata pelajaran yang dianggapnya paling kompleks dan paling sulit).
McGonagall berambut hitam (yang sudah beruban) dan selalu digelung rapi. Ia sering memakai jubah berwarna hijau zamrud dan bertampang galak. Dia memakai kacamata segi empat yang tetap membekas ketika ia berwujud animagus kucing. Dia juga menyukai motif kotak-kotak; bahkan gaun dan kaleng biskuitnya bermotif kotak-kotak, yang kemungkinan berasal dari leluhurnya Skotlandia. McGonagall adalah salah satu pengikut setia Dumbledore, yang selalu mendukungnya, dan tercatat sebagai anggota Orde Phoenix.
Peran McGonagall dalam film jatuh pada Maggie Smith.
McGonagall sangat menyukai Quidditch. Ia ditempatkan sebagai pendamping komentator dalam pertandingan Qiudditch antar-asrama (untuk menegur komentator yang kadang memberikan komentar yang melenceng dari pertandingan) dan sebagai kepala Asrama Gryffindor, dia sangat peduli akan keberhasilan tim Gryffindor. Dalam buku pertama, ketika ia melihat Harry bisa menguasai sapu dalam pelajaran Terbang pertamanya, ia langsung merekomendasikan Harry untuk mengisi posisi Seeker, meskipun murid kelas satu sebenarnya belum diperbolehkan untuk bermain. McGonagall, meskipun sangat ketat terhadap peraturan, sering mendorong Harry untuk melakukan hal-hal yang sedikit menyimpang dari aturan sekolah. Ia sering menasehati Harry, misalnya ketika Harry berada di kelas 5, ia memperingatkan Harry bahwa Kementerian Sihir tengah mengawasi komunikasi masuk dan keluar Hogwarts. Dia juga pada waktu itu, salah satu staf Hogwarts yang jelas-jelas menunjukkan ketidaksukaannya pada Dolores Umbridge, dan tidak takut padanya. Professor McGonagall adalah anggota Orde Phoenix, dan memperingatkan Harry agar tidak memprovokasi Umbridge yang bekerja untuk Kementerian Sihir. McGonagall dan Umbridge memang tampak tidak saling menyukai, terlebih lagi ketika Umbridge senantiasa berusaha untuk menambah kekuasaannya. McGonagall sempat diserang oleh Umbridge dan kaki tangannya ketika menghalangi Umbridge yang berusaha mengusir hagrid dari Hogwarts. Dia sempat dirawat di St. Mungo dan kembali setelah pertempuran di Kementerian Sihir. Dalam beberapa kesempatan, misalnya ketika Umbridge menginspeksinya ketika mengajar, McGonagall cenderung tidak mengacuhkannya, bahkan sempat terlibat pertengkaran mulut ketika konsultasi karier Harry, dan meyakinkan Harry bahwa dia akan mendukung sepenuhnya keinginan Harry untuk menjadi Auror. Waktu Umbridge bertindak sebagai kepala sekolah, Harry yakin McGonagall mendesis kepada Peeves, si hantu jahil, ketika mencoba melepaskan kandelier, Putar ke arah sebaliknya. Dan waktu Umbridge diusir keluar dari Hogwarts, McGonagall meminjami tongkatnya, yang dipakai Peeves untuk memukuli Umbridge (dan melemparinya dengan kaus kaki penuh kapur).
Di buku ketujuh McGonagall masih mengajar transfigurasi di Hogwarts. Dan dia juga ikut bertempur di Pertempuran Hogwarts, ia menjadi salah satu pemimpin pasukan, yang memimpin sisa murid Hogwarts yang tinggal untuk ikut bertempur, staff Hogwarts, dan anggota-anggota Orde Phoenix saat melawan Voldemort. Kemungkinan dia memimpin pasukan ke Menara Gryffindor.
Sebagai mana yang di tulis di buku Kisah-Kisah Beedle Si Juru Cerita , McGonagall menjadi Kepala Sekolah dari Hogwarts setelah Pertempuran Hogwarts berakhir.
McGonagall berambut hitam (yang sudah beruban) dan selalu digelung rapi. Ia sering memakai jubah berwarna hijau zamrud dan bertampang galak. Dia memakai kacamata segi empat yang tetap membekas ketika ia berwujud animagus kucing. Dia juga menyukai motif kotak-kotak; bahkan gaun dan kaleng biskuitnya bermotif kotak-kotak, yang kemungkinan berasal dari leluhurnya Skotlandia. McGonagall adalah salah satu pengikut setia Dumbledore, yang selalu mendukungnya, dan tercatat sebagai anggota Orde Phoenix.
Peran McGonagall dalam film jatuh pada Maggie Smith.
[sunting] Asal Usul Nama
Nama Minerva berasal dari nama Dewi Kebijaksanaan Roma (sangat cocok dengan watak McGonagall). Sedangkan nama belakangnya berasal dari seorang penyair eksentrik William Topaz McGonagall, yang sering disebut-sebut sebagai penyair terburuk dalam sejarah Inggris.[sunting] Peran Dalam Cerita
Pembaca diperkenalkan pada McGonagall di bab pertama Harry Potter and the Sorcerer's Stone, ketika ia bertemu Dumbledore di Privet Drive nomor 4, Little Whinging, Surrey. Dia adalah animagus pertama yang ditunjukkan dalam serial Harry Potter. Dalam bab ini diperlihatkan kepribadian McGonagall: pengasih (dia khawatir ketika Dumbledore memutuskan untuk meninggalkan Harry pada Keluarga Dursley segera setelah serangan Voldermort), tegas dan blak-blakan (dia mengkritik beberapa orang, termasuk Hagrid), serta tentu saja kapandaiannya (untuk menjadi Animagus sangat sulit, dan kadang membutuhkan waktu lama untuk menguasainya). McGonagall adalah staf Hogwarts yang mengatur upacara Topi Seleksi, dan ia mampu mendapatkan perhatian penuh dari murid-muridnya tanpa susah payah.McGonagall sangat menyukai Quidditch. Ia ditempatkan sebagai pendamping komentator dalam pertandingan Qiudditch antar-asrama (untuk menegur komentator yang kadang memberikan komentar yang melenceng dari pertandingan) dan sebagai kepala Asrama Gryffindor, dia sangat peduli akan keberhasilan tim Gryffindor. Dalam buku pertama, ketika ia melihat Harry bisa menguasai sapu dalam pelajaran Terbang pertamanya, ia langsung merekomendasikan Harry untuk mengisi posisi Seeker, meskipun murid kelas satu sebenarnya belum diperbolehkan untuk bermain. McGonagall, meskipun sangat ketat terhadap peraturan, sering mendorong Harry untuk melakukan hal-hal yang sedikit menyimpang dari aturan sekolah. Ia sering menasehati Harry, misalnya ketika Harry berada di kelas 5, ia memperingatkan Harry bahwa Kementerian Sihir tengah mengawasi komunikasi masuk dan keluar Hogwarts. Dia juga pada waktu itu, salah satu staf Hogwarts yang jelas-jelas menunjukkan ketidaksukaannya pada Dolores Umbridge, dan tidak takut padanya. Professor McGonagall adalah anggota Orde Phoenix, dan memperingatkan Harry agar tidak memprovokasi Umbridge yang bekerja untuk Kementerian Sihir. McGonagall dan Umbridge memang tampak tidak saling menyukai, terlebih lagi ketika Umbridge senantiasa berusaha untuk menambah kekuasaannya. McGonagall sempat diserang oleh Umbridge dan kaki tangannya ketika menghalangi Umbridge yang berusaha mengusir hagrid dari Hogwarts. Dia sempat dirawat di St. Mungo dan kembali setelah pertempuran di Kementerian Sihir. Dalam beberapa kesempatan, misalnya ketika Umbridge menginspeksinya ketika mengajar, McGonagall cenderung tidak mengacuhkannya, bahkan sempat terlibat pertengkaran mulut ketika konsultasi karier Harry, dan meyakinkan Harry bahwa dia akan mendukung sepenuhnya keinginan Harry untuk menjadi Auror. Waktu Umbridge bertindak sebagai kepala sekolah, Harry yakin McGonagall mendesis kepada Peeves, si hantu jahil, ketika mencoba melepaskan kandelier, Putar ke arah sebaliknya. Dan waktu Umbridge diusir keluar dari Hogwarts, McGonagall meminjami tongkatnya, yang dipakai Peeves untuk memukuli Umbridge (dan melemparinya dengan kaus kaki penuh kapur).
Di buku ketujuh McGonagall masih mengajar transfigurasi di Hogwarts. Dan dia juga ikut bertempur di Pertempuran Hogwarts, ia menjadi salah satu pemimpin pasukan, yang memimpin sisa murid Hogwarts yang tinggal untuk ikut bertempur, staff Hogwarts, dan anggota-anggota Orde Phoenix saat melawan Voldemort. Kemungkinan dia memimpin pasukan ke Menara Gryffindor.
Sebagai mana yang di tulis di buku Kisah-Kisah Beedle Si Juru Cerita , McGonagall menjadi Kepala Sekolah dari Hogwarts setelah Pertempuran Hogwarts berakhir.
Langganan:
Postingan (Atom)








